Terapi Robotik untuk Sembuhkan Pasien Stroke

Dokterkamu.Com — Penyakit stroke membuat penderitanya sering alami masalah motorik seperti kesusahan berjalan atau memegang. Tetapi sekarang dunia tehnologi sudah berkembang demikian cepat serta membuahkan terobosan berbentuk therapy robotik untuk menangani masalah motorik itu.

Therapy robotik sendiri memakai pertolongan tehnologi robot untuk pemulihan pasien stroke. Robot bisa dipakai di kaki, tangan, atau anggota badan lain untuk menolong pasien menggerakkan anggota badan dengan berulang-ulang.

Riset tunjukkan beberapa pasien stroke yang jalani terapo robotik dapat kembalikan peranan anggota gerak. Contohnya saja tingkatkan peranan lengan dengan relevan.

Pasien dengan masalah style berjalan yang dirawat dengan therapy robot alami penambahan bermakna, dibanding dengan therapy style berjalan konvensional.

Therapy robotik dapat sesuai dengan keperluan serta potensi unik semasing pasien. Dia dapat juga sesuaikan jumlahnya pertolongan fisik atau kognitif yang diberi sepanjang session therapy.

Sesudah dievaluasi, therapy robotik dipandang lebih baik. Robot bisa mencatat tiap perkembangan serta perubahan pasien dengan kuantitatif. Ini diindikasikan bisa tingkatkan motivasi pasien untuk pengobatan.

“Tehnik robot ini sangat mungkin perekaman yang pas dari pergerakan, dan aplikasi kemampuan pada anggota badan yang terserang stroke, membuatnya alat yang bernilai untuk rehabilitasi motorik,” kata pakar dari Middlesex University, Rui Loureiro, diambil dari situs kesehatan Med Page Today.

Alat therapy robotik yang gampang dibawa sangat mungkin pasien stroke memakai skema robot ini di dalam rumah atau lain tempat.

Apa Keuntungan Therapy Stroke Robotik?

Terapi Stroke Dengan Pengobatan Terapi Robotik

Dokterkamu.Com Stroke adalah satu penyakit yang berlangsung sebab rusaknya beberapa dari otak karena masalah saluran darah yang terhalang atau pecah pembuluh darah. Stroke sendiri jadi satu diantara penyakit yang bisa mengakibatkan kecacatan tertinggi sampai memunculkan kematian yang tinggi juga.

Berdasar data Kementerian Kesehatan, prevalensi stroke sendiri naik sekitar 3,9 %, yang mana pada 2013 ada 7 % orang menanggung derita stroke,serta pada 2018 bertambah jadi menjadi 10,9 %.

Untuk menangani persoalan penyakit stroke sendiri bisa dikerjakan lewat cara penyembuhan, operasi serta therapy.

Therapy sendiri jadi jalan yang paling diambil beberapa orang sebab mempunyai tingkat kesembuhan yang lumayan besar. Tetapi, dalam therapy untuk menangani stroke banyak terdapat pilihan seperti akupuntur, therapy setrum listrik, pijat, totok saraf, serta yang terbaru ialah therapy robotik.

Therapy robotik sendiri adalah therapy yang mengawinkan faktor tehnologi yang terbagi dalam empat jenis therapy yaitu Robotik Lokomat, Robotik Armeo, Robotik Fourier serta Robotik Andago.

“Sarana pemulihan stroke sekarang bisa dikerjakan dengan tehnologi robotik dimana tehnologi robotik itu adalah yang pertama ada di Indonesia semenjak tahun 2013,” papar dr. Sukono Djojoatmodjo Sp.S dalam media gathering yang didatangi AkuratHealth di Klinik Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu, (31/7).

Selanjutnya dr. Sukono menerangkan dengan detil tentang keuntungan yang didapatkan dari therapy robotik dibanding dengan terapi-terapi yang lain.

“Dengan alat robotik pasien dapat dilatih berjalan Iebih awal walau potensi kemampuan otot tungkalnya belum cukup kuat hingga mempermudah pasien untuk latihan berjalan. Alat robotik memudahkan Iatihan pasien dikerjakan dengan berulang-ulang serta berkelanjutan hingga berlangsung evaluasi latihan jalan bertambah maju serta kuat. Therapy ini menolong pekerjaan terapis, hingga terapis dapat memperhatikan pasien dengan beberapa hal dengan sinkron, bukan sekedar terlalu fokus pada satu hal saja,” tuturnya.

Tidak hanya memberi keringanan, therapy robotik memberi data-data yang dicatat dalam skema yang telah diprogram.

“Perkembangan latihan pasien bisa tertera dengan terarah hingga gampang untuk dllakukan pelajari. Hal tersebut bisa tingkatkan motivasi pasien untuk terus berlatlh dengan semakin bergairah sebab ada sasaran perolehan serta permainan (gaming) juga. Ini dapat menghibur pasien pemulihan sebab therapy robotik diperlengkapi oleh simulasi permainan, hingga Iatihan jadi menyenangkan,” sambungnya.

Hasil pengobatan bertambah cepat jadi keunggulan yang didatangkan dari therapy robotik.

“Dengan alat robotik lebih jaga keamanan pasien pada risiko jatuh latihan dengan berulang-ulang serta berkelanjutan akan tingkatkan perbaikan peranan otak lewat proses neuroplastisitas. Terdapatnya therapy robotik ini akan percepat proses pemulihan elastisitas anggota gerak, pasien terbantu dengan robotik yang bergerak Iebih lama serta dengan jarak menempuh yang cukup jauh bila dibanding dengan therapy manual. Dengan therapy ini maka sampai hasil pengobatan yang maksimal,” tutupnya.