Aqidah Islam Yang di Remehkan

aqidah islam yang di remehkan
Gambar dari penaungu.com

Aqidah islam, jika anda beragama islam dan belum paham apa itu aqidah islam, dan hanya berjalan seperti biasa saja tanpa mempedulikan aqidah yang kita yakini, maka akan rentan terjadinya penyimpangan yang berkibat pada batalnya keislaman kita. Kok bisa?…

Apa Itu Aqidah

Aqidah islam secara bahasa bebasnya adalah keyakinan yang kuat didalam hati kita tentang rukun iman dan produk turunannya, atau turunan dari rukun iman tersebut.

Mungkin kebanyakan dari kita yang beragama islam meyakini aqidah itu hanya kalimat tauhid saja. Padahal tauhid adalah salah satu dari cabang aqidah, yang mana tauhid juga terbagi menjadi 3 lagi.

Aqidahnya Sesat dan Rusak

Pernahkah kita mendengar seorang ustadz mengatakan aqidahnya sesat atau aqidahnya rusak, apakah kita mengetahui maksud dari ustadz tersebut, atau kita hanya acuh mengatakan dasar ustadz tukang tahzir atau dasar ustadz yang merasa benar sendiri.

Mengapa kita tidak mencari tahu apa maksud dari ustadz tersebut, apa maksud ustadz tersebut mengatakan seseorang mempunyai akidah yang rusak atau sesat?.

Itu semua disebabkan karena kita tidak begitu peduli dengan masalah aqidah, padahal aqidah ini yang akan menyelamatkan kita didunia maupun akhirat.

Untuk mempelajari aqidah dari dasar silahkan anda datangi majelis ilmu yang membahas tentang aqidah islam, atau kalau mau belajar secara online silahkan anda kunjungi website https://penaungu.com.

Di website tersebut dibahas semua yang berkaitan dengan aqidah dari apa itu aqidah, syarat Laa Ilaha Ilallaah, juga pembagian tauhid, sehingga kita bisa mengetahui dasar dari aqidah islam.

Contoh Aqidah Sesat

Jika kita meyakini bahwa zinah itu halal dan boleh dilakukan dengan syarat yang di kemukakan oleh seseorang, seperti yang viral saat ini tentang seorang doktor liberal yang membolehkan zinah.

Maka itu akan membuat aqidah kita rusak dan sesat, kok bisa?, kan ini tidak ada hubungannya dengan tauhid, mungkin itu bantahan anda, mari kita runut di mana rusaknya pemahaman ini.

Pertama aqidah kita adalah meyakini semua kitab suci yang di turunkan oleh pencipta kita dari Taurat, Zabur, Injil dan Al’quran, yang mana isi dari semua kitab tersebut telah di hapus dengan turunnya Al’Quran,berarti sekarang kita hanya boleh mengamalkan apa saja yang ada di dalam Al’quran.

Kedua di dalam Al’quran sudah di tegaskan tentang haramnya zina, dan semua ulama sepakat akan keharamannya, bahkan seorang yang awam dalam ilmu agamapun akan mengatakan keharamannya.

Ketiga jika kita menganggap bahwa zina halal atau di perbolehkan seperti perkataan sang doktor tersebut, maka kita menyimpang dari Al’quran dan tidak sesuai dengan pemahaman semua ulama.

Disinilah letak rusaknya aqidah tersebut. Dengan kata lain dia tidak meyakini akan kebenaran Al’quran karena pendapat dia menyelisihi AL’quran.

Begitu juga dengan masalah aqidah lainnya, misalkan kita meyakini selain ALLAH Azza wa Jallaa bisa memberikan manfaat lalu kita berdoa dan meminta kepadaselainnya, seperti meminta kepada kuburan para wali atau orang sholeh, maka ini juga bertentangan dengan tauhid uluhiyah, yang menyatakan bahwa ibadah apapun hanya di tujukan kepada ALLAH Azza wa Jallaa.

Untuk contoh tersebut bisa terjerumus kepada kesyirikan yang mengakibatkan kita keluar dai islam secara tidak sadar, dan ini sangat berbahaya bagi kehidupan akhirat kita.

Mempelajari Aqidah Sangat Penting

Itulah alasan mengapa belajar Aqidah sangat penting untuk kita, dan aqidah ini hal pertama yang seharusnya di pelajari oleh seorang muslim, sebelum mempeljari ilmu lainnya.

Karena itulah yang di lakukan oleh nabi kita ﷺ awalnya hanya berdakwah tentang Laa Ilaha Ilallaah sebelum hukum tentang halal dan haram turun.