Tips Memilih Template/Theme Pada Blog

Tips memilih template/theme blog ini berguna bagi anda yang belum terlalu menguasai teknik pembuatan template.

Tips Memilih Template/Theme Pada Blog

Bagi pengguna blog seperti wordpress konten tema sudah tersedia dengan pilihan yang beragam sesuai kebutuhan.

Namun, para pemula biasanya lebih memilih mendownload atau membelinya dari orang lain yang terlihat lebih menarik.

Kemudian digunakan untuk mengubah penampilan agar lebih menarik pada blog miliknya.

Hal ini terbilang penting karena pertama yang akan dilihat oleh pengunjung blog adalah penampilan dari blog itu sendiri.

Bagi para blogger pemula anda bisa mencoba tips memilih template/theme dengan menggunakan latar berwarna putih dengan teks berwarna hitam. Hal ini ditujukan agar pengunjung situs lebih nyaman dan mudah memahami artikel yang anda posting.

Meskipun tak jarang kebanyakan para blogger memilih warna lain karena menghindari kesan monoton.

Akan tetapi bagi pemula tetap disarankan menggunakan timeline dengan warna aman karena pengunjung sudah terbiasa dengan warna ini.

Ada juga tips memilih template/theme yang lain yaitu dengan memperhatikan lebar halaman yang digunakan.

Lebar halaman tergolong dalam 2 jenis,diantaranya:

  1. Fixed merupakan lebar halaman yang dihitung dalam ukuran px(piksel), misalkan lebar template adalah 1000px sedangkan lebar layar computer milik anda 900px. Maka anda harus menggeser scroll secara horizontal untuk melihat keseluruhan halaman.
  2. Fluid merupakan lebar lebar dari template yang mengikuti persentase lebar layar komputer. Jika anda menggunakan lebar 90% secara otomatis template akan mengikuti layar komputer.

Selain itu tips memilih template/theme yang lain adalah dengan menentukan kolom atau sidebar yang sesuai dengan kebutuhan anda.

Perlu diingat jika anda berniat untuk menambah fitur seperti image slider, musik atau video player gunakan sesuai kebutuhan juga.

Hal ini berpengaruh pada kinernja website milik anda, jika terlalu berat akan menimbulkan berat pada tema yang anda gunakan.

Sehingga ketika pengunjung yang datang pada blog anda sulit melihat konten yang anda miliki.

Semoga tutorial blog kali ini bermanfaat dan bisa anda terapkan pada website milik anda.